Dukung Ketahanan Pangan, Rabu Biru Foundation dan Pupuk Indonesia Bangun Sarana Irigasi di Gunungkidul

25 October 2026 18:22

Guna mendongkrak produktivitas sektor pertanian sekaligus menyukseskan program swasembada pangan nasional, Yayasan Rabu Biru (Rabu Biru Foundation) berkolaborasi dengan PT Pupuk Indonesia (Persero) membangun sarana irigasi air bersih di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Peresmian fasilitas irigasi bertajuk program "Mata Air Indonesia" tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Pembina Rabu Biru Foundation Siti Hediati Soeharto (Titiek Soeharto) bersama Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad Pribadi di Desa Mertelu, Kapanewon Gedangsari, Gunungkidul.

Fasilitas irigasi pertanian yang dibangun mencakup pengeboran sumur air tanah dalam, bak tandon penampungan berkapasitas 20.000 liter, hingga jaringan pipa distribusi menuju lahan-lahan pertanian warga.

Desa Mertelu dipilih lantaran kondisi geografisnya yang berada di kawasan perbukitan dan selama ini mengandalkan sistem pertanian tadah hujan, sehingga kerap mengalami kesulitan air saat musim kemarau panjang meski memiliki potensi tanah yang subur.

Sinergi Ketersediaan Pupuk dan Air


Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad Pribadi menegaskan bahwa ketersediaan air merupakan faktor krusial yang tidak bisa dipisahkan dari upaya peningkatan hasil panen, melengkapi pemenuhan kebutuhan pupuk bagi petani.

"Sebelumnya pemerintah bersama Pupuk Indonesia telah melakukan transformasi masif dengan menambah alokasi subsidi pupuk, mempermudah penebusan lewat pemangkasan 145 regulasi, hingga penurunan harga eceran tertinggi. Hari ini kita mulai menyentuh kebutuhan airnya. Tanah ini subur, namun jika tidak ada air tentu sulit ditanami," kata Rahmad Pribadi, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Minggu, 25 Oktober 2026.
 

Rahmad menambahkan, selain di Kabupaten Gunungkidul, pembangunan fasilitas irigasi melalui program kolaboratif ini juga dilakukan secara serentak di empat wilayah lain di Indonesia, yakni Grobogan (Jawa Tengah), Pacitan (Jawa Timur), Sampang (Madura), dan Kupang (Nusa Tenggara Timur).

Komitmen Berkelanjutan untuk Petani


Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Rabu Biru Foundation Titiek Soeharto menyampaikan bahwa kemitraan strategis ini diharapkan dapat terus berlanjut ke berbagai pelosok daerah lain yang mengalami krisis air irigasi.

"Ke depan, kerja sama ini tidak hanya berhenti di tempat ini saja. Di tempat-tempat lain yang membutuhkan, kita harapkan tandon-tandon dan menara air seperti ini bisa terus dibangun melalui program 'Mata Air Indonesia'," ucap Titiek.

Selain meresmikan sarana pengairan sawah, dalam kesempatan tersebut turut diserahkan bantuan unit ambulans "Sehat Hijau Nusantara" guna menunjang fasilitas layanan kesehatan bagi masyarakat desa setempat. Kehadiran sarana pengairan terpadu ini diharapkan mampu menjamin pasokan air sepanjang tahun, memperbanyak indeks pertanaman, serta mengerek kesejahteraan para petani lokal.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X