24 February 2026 10:09
Fenomena alam berupa lubang raksasa yang terjadi di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, terus menunjukkan aktivitas pergerakan tanah yang mengkhawatirkan. Hingga saat ini, luasan lubang akibat longsoran tersebut telah melebihi 5 hektare dan mulai mengancam kawasan pemukiman warga.
Berdasarkan laporan di lapangan, lubang tersebut memiliki kedalaman berkisar antara 80 hingga 100 meter. Pergerakan tanah dilaporkan terus terjadi setiap hari dengan jarak perluasan mencapai 5 hingga 7 meter, terutama saat wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.
Meluasnya lubang raksasa ini telah melumpuhkan akses transportasi dan ekonomi warga setempat. Jalan alternatif yang sebelumnya dibuka oleh pemerintah untuk menghubungkan Kecamatan Ketol kembali amblas dan tidak dapat dilalui. Sebagai langkah darurat, pemerintah setempat kini mengalihkan jalur transportasi melewati Desa Blang Paku.
Selain merusak akses jalan, sektor kelistrikan pun turut terdampak. Pihak PLN terpaksa harus memindahkan kembali salah satu tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) di sekitar lokasi terdampak agar distribusi listrik ke Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah tidak terganggu.
| Baca juga: Kementerian PU Masih Observasi Lubang Raksasa di Aceh Tengah |