Iran Ancam Tindak Kapal Melintas Tanpa Izin di Selat Hormuz

23 May 2026 13:01

Iran memperketat pengawasan di Selat Hormuz setelah merilis batas wilayah laut baru di bawah kendali Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Setiap kapal yang melintas tanpa izin dan koordinasi dengan Iran disebut akan menghadapi tindakan tegas.

Dalam memperketat pengawasan, Iran kini memiliki lembaga baru yang khusus mengelola lalu lintas pelayaran di kawasan strategis tersebut. Lembaga itu juga menetapkan batas wilayah baru yang wajib dipatuhi kapal-kapal internasional.

“Sudah ada batasan yang jelas, wilayah mana saja yang kemudian kalau dilewati ini harus koordinasi dengan pihak Iran,” ujar Reporter Metro TV, Anggi Hasibuan, dikutip dari tayangan Metro Pagi Primetime Metro TV, Sabtu 23 Mei 2026. 

Kapal yang telah berkoordinasi akan dikawal dengan aman saat melintas di jalur laut tersebut. Namun, kapal yang mencoba keluar dari wilayah pengawasan tanpa izin disebut dapat dikejar oleh pasukan cepat Iran yang dikenal sebagai Pasukan Nyamuk.


Iran menggunakan sistem pemantauan pergerakan kapal untuk mendeteksi aktivitas pelayaran di Selat Hormuz. Kapal-kapal kecil milik IRGC kemudian akan mendekati kapal yang dianggap melanggar.

“Kalau misal masih mencoba untuk bandel atau membelot, mereka nanti akan bisa kena serangan atau juga ada tindakan tegas,” kata Anggi.

Selain kapal cepat, Iran juga disebut dapat menggunakan drone tempur hingga rudal dari pangkalan militer terdekat untuk mengamankan wilayah perairannya.

Langkah Iran memperluas kendali di Selat Hormuz dilakukan di tengah meningkatnya tensi geopolitik dengan Amerika Serikat

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)