Kebakaran di Desa Wisata Adat Sade, Kerugian Ditaksir Capai Rp50 Miliar

25 August 2026 00:20

Kebakaran hebat yang melanda kawasan Desa Wisata Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengakibatkan kerugian materiil yang sangat besar. Berdasarkan taksiran sementara, total kerugian akibat musibah ini mencapai angka Rp50 miliar.

Data terbaru mencatat sebanyak 75 unit rumah warga, 69 art shop (toko kerajinan), dan empat gazebo hangus dilahap si jago merah. Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi warga yang selama ini menggantungkan hidup dari sektor pariwisata adat tersebut.

Pantauan di lokasi menunjukkan warga mulai bergotong-royong membersihkan sisa-sisa puing bangunan. Mereka berupaya memilah perabotan rumah tangga maupun barang dagangan yang sekiranya masih bisa diselamatkan dari abu kebakaran.

Untuk sementara waktu, para warga yang terdampak terpaksa mengungsi. Sebagian besar memilih tinggal di rumah kerabat atau menempati bangunan milik mereka yang berada di luar kawasan inti Desa Adat Sade.

Ketua Pokdarwis Desa Adat Sade, Sanah, menjelaskan bahwa kebakaran sebesar ini merupakan yang pertama kali terjadi di dalam kawasan desa adat.

"Ini adalah pertama kali terbakar dengan api (sebesar ini). Sempat ada beberapa kali mau terbakar, tapi alhamdulillah belum pernah sampai satu rumah yang terbakar. Memang ada kebakaran dulu, tapi di kampung sebelah," kata Sanah dikutip dari tayangan Primetime News Metro TV, Senin, 24 Agustus 2026.
 



Mengenai penyebab pasti munculnya api, Sanah menegaskan bahwa hingga saat ini belum diketahui secara pasti. Pihak terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut di lokasi kejadian.

Warga Desa Adat Sade kini sangat berharap adanya perhatian dan bantuan cepat dari pemerintah daerah. Selain bantuan logistik untuk kebutuhan mendesak, warga juga mendorong pemerintah untuk segera melakukan revitalisasi agar Desa Wisata Adat Sade bisa kembali berdiri dan menerima wisatawan seperti sediakala.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X