Muhammad Alvi Randa • 14 August 2026 14:24
Probolinggo: Meski kawasan wisata Gunung Bromo ditutup total akibat kebakaran hutan dan lahan, sejumlah wisatawan lokal maupun mancanegara tetap memilih bertahan. Mereka menyatakan bahwa perjalanan telah direncanakan jauh hari dan harapan agar kawasan wisata segera dibuka Kembali.
Penutupan akses menuju kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sejak 8 Agustus lalu akibat kebakaran hutan dan lahan, membuat wisatawan tidak dapat mengunjungi Pasir Berbisik maupun sejumlah destinasi wisata lainnya. Meski demikian, aktivitas wisatawan di sekitar kawasan Bromo masih terlihat.
Sejumlah wisatawan memilih menikmati pemandangan pegunungan dari luar kawasan yang ditutup. Wisatawan menghabiskan waktu dengan berfoto sambil menunggu informasi terkait pembukaan kembali kawasan wisata.
Sebagian wisatawan telah mengetahui adanya kebakaran melalui pemberitaan di media, namun tetap memilih melanjutkan perjalanan dengan harapan kondisi Bromo segera membaik.
"Saya udah tau Bromo ditutup saat cek di internet. Tapi sekarang api sudah padam dan berharap segera dibuka agar bisa menikmati indahnya Gunung Bromo," kata Erick, wisatawan asal Afrika Selatan.
Sementara itu, petugas gabungan sudah berhasil memadamkan titik api. Petugas terus melakukan penyisiran dan pendinginan di sejumlah lokasi yang terdampak kebakaran. Penutupan kawasan wisata akan tetap diberlakukan hingga kondisi dinyatakan aman bagi wisatawan.