28 January 2026 21:49
Banjir yang merendam 50 desa di tujuh kecamatan Kabupaten Pati, Jawa Tengah, hingga kini belum surut. Pemerintah Kabupaten Pati menyiapkan langkah penanganan jangka pendek dan jangka panjang berupa normalisasi aliran sungai serta pembangunan kali sodetan untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi setiap tahun.
Banjir yang menggenangi puluhan desa tersebut dipicu oleh pendangkalan sungai serta tumpukan sampah yang menghambat aliran air. Kondisi ini diperparah dengan tingginya curah hujan, terutama di wilayah hulu Sungai Juwana.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengatakan normalisasi sungai menjadi langkah mendesak guna mempercepat surutnya banjir. Normalisasi akan difokuskan pada pengerukan sedimentasi dan pembersihan sampah yang menumpuk di aliran sungai, khususnya di bawah jembatan.
“Untuk jangka pendek, pasti normalisasi sungai-sungai, terutama Sungai Juwana. Tadi saya lihat masih banyak sampah dan enceng gondok. Saya sudah instruksikan Kepala Dinas PU untuk segera dibersihkan dan dilakukan pengerukan,” ujar Risma.
| Baca juga: Sempat Surut, Banjir di Pati Kembali Meninggi |