Kondisi Luka Bakar Persulit Identifikasi Korban Laka Bus di Sumsel

7 May 2026 16:08

16 kantong jenazah korban kecelakaan maut antara bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki pengangkut bahan bakar minyak di Kabupaten Musi Rawas Utara dievakuasi dari Rumah Sakit Aisyah Lubuk Linggau ke Rumah Sakit Bhayangkara Moh Hasan Polda Sumatera Selatan, untuk menjalani proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI). Sebagian besar korban meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar hingga sulit dikenali, bahkan sejumlah jenazah mengalami luka bakar mencapai 100 persen sehingga proses identifikasi dipastikan perlu waktu dan penanganan khusus.

"Karena ini jenazah banyak yang sudah luka bakar, kemungkinan untuk identifikasinya agak sulit ya karena kita butuh waktu, jadi kemungkinan dalam beberapa hari untuk ini-nya ada kesulitan." kata Kepala RS Bhayangkara Moh Hasan Polda Sumsel, AKBP Andrianto, dikutip dari tayangan Headline News, Metro TV, Kamis, 7 Mei 2026.
 

Baca juga: Keluarga Korban Tabrakan di Muratara Diminta Segera Datangi Posko Ante Mortem


Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Moh Hasan Polda Sumsel, AKBP Andrianto mengatakan, pihak rumah sakit telah menerima 16 kantong jenazah korban kecelakaan. Seluruhnya langsung ditempatkan di ruang pendingin sambil menunggu proses identifikasi lebih lanjut.

"Sudah didapat 16 kantong jenazah sudah sampai di Rumah Sakit Bhayangkara, jadi kita masukkan dalam ruang freezer untuk sementara itu dulu." ucapnya.

Sementara tim forensik Rumah Sakit Bhayangkara akan terlebih dahulu melakukan pemeriksaan awal sambil menunggu kedatangan tim DVI Mabes Polri dari Jakarta. Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga diminta segera datang ke posko untuk memberikan data pendukung seperti KTP, Kartu Keluarga, ijazah, rekam medis, data gigi, atau ciri khusus korban lainnya yang dapat membantu proses identifikasi.

Hal ini guna proses pencocokan data antemortem dan postmortem yang harus dilakukan secara teliti agar identitas korban dapat dipastikan dengan akurat. Proses identifikasi kemungkinan membutuhkan waktu beberapa hari. Pemeriksaan dimulai dari pengumpulan data keluarga kemudian dicocokkan dengan hasil pemeriksaan pada jenazah.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)