9 June 2026 22:32
Jemaah haji gelombang kedua yang bergerak dari Kota Makkah menuju Madinah kini wajib melalui pemeriksaan ketat di Terminal Hijrah. Sebagai gerbang masuk utama, terminal ini berfungsi sebagai titik pemeriksaan awal untuk memastikan kesesuaian dokumen jemaah sebelum mereka diizinkan menuju hotel masing-masing.
Setelah menempuh perjalanan darat selama kurang lebih 4 hingga 6 jam dari Makkah, seluruh bus pengangkut jemaah haji Indonesia diarahkan untuk singgah di terminal ini. Di sini, petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi melakukan validasi data guna menghindari kesalahan teknis saat tiba di Kota Nabi.
Ketua Sektor Terminal Hijrah, Divia Arianto, menjelaskan bahwa tugas utama petugas di lokasi ini adalah mencocokkan kembali data yang dibawa dari Makkah dengan kondisi riil di lapangan. Pemeriksaan berdasarkan data pada stiker yang tertempel di setiap bus.
“Data yang tertulis dalam stiker itu meliputi jumlah jemaah, nomor kloter, nomor kontrak (hotel), dan yang paling penting adalah nomor lambung bus,” ujar Divia yang dikutip Metro Hari Ini, pada Selasa 9 Juni 2026.
| Baca juga: PPIH Jambi Larang Keluarga Jemput Jemaah Haji ke Asrama, Ini Alasannya |