Si Mamalia Darat Terbesar di Dunia! Ini Fakta-Fakta Unik Gajah-Serius ini Hewan?

Zein Zahiratul Fauziyyah • 3 July 2026 16:38

Jakarta: Gajah merupakan spesies mamalia darat terbesar di dunia. Ukuran megah gajah seringkali menjadi daya tarik utama, namun, mereka memiliki berbagai keunikan yang tidak hanya menunjukkan daya kecerdasan tinggi, namun tingkat kesadaran emosional yang membuat mereka cukup mirip dengan manusia. Sayangnya, populasi gajah menghadapi ancaman penurunan akibat berbagai faktor buatan manusia mencakup perburuan, eksploitasi komersial, hingga kehilangan habitat. 


Fakta-Fakta Unik Gajah


Berikut merupakan berbagai fakta-fakta unik tentang gajah, dikutip dari laman World Animal Protection. 


Gajah Dapat Deteksi Bahaya dan Lokasi Dengan Kaki


Gajah memiliki sebuah cara untuk komunikasi dengan gajah-gajah lainnya dengan cara yang cukup kompleks. Hentakan kaki gajah dapat memproduksi sebuah gemuruh frekuensi rendah yang dapat dideteksi oleh gajah-gajah lain. Hal ini akibat sel-sel khusus yang terdapat di kaki mereka. Selain itu, sel-sel tersebut memperbolehkan mereka mendeteksi keberadaan gajah-gajah lain hingga bahaya yang terdapat di wilayah jauh. 

Gajah Rata-Rata Hamil Hingga 22 Bulan


Jangka waktu hamil gajah merupakan jangka waktu paling lama diantara hewan-hewan darat lain. Jangka waktu kehamilan gajah mendukung perkembangan otak besar, fisik matang, dan tingkat kecerdasan tinggi dalam anak gajah. Selain itu, jangka waktu kehamilan gajah membantu memperkuat ikatan antar ibu dan anak gajah. Pada umumnya, gajah akan hamil hingga 22 bulan. Akibat waktu perlahan yang dibutuhkan gajah dalam reproduksi, mereka sangat susah menjalani pemulihan dari ancaman-ancaman populasi seperti perburuan manusia. 


Gajah Berduka Akan Kematian Gajah Lain


Gajah memiliki tingkat kesadaran emosional yang cukup tinggi dan mendalam. Gajah mengiringi sebuah ikatan ketat dengan keluarga mereka. Saat seekor gajah mati, gajah-gajah lain berduka. Gajah-gajah tersebut akan berkumpul sekitar mayat gajah yang telah mati. Terkadang, gajah-gajah yang berduka akan menempat berdiri berduka dekat mayatnya hingga berjam-jam. 

Anak Gajah Terkadang Mengisap Belalainya


Mirip seperti bayi manusia yang mengisap jempol, terkadang, anak-anak gajah juga mengisap belalai mereka dalam upaya menenangkan diri dan merupakan sebuah bentuk kenyamanan. Seperti berbagai keunikan gajah lainnya, hal ini juga menunjukkan seberapa miripnya perilaku dan sifat gajah dengan manusia. 


Kepribadian Setiap Gajah Beragam 


Gajah merupakan hewan yang cukup pandai bersosialisasi. Mirip dengan manusia, setiap gajah memiliki kepribadian unik masing-masing. Dari gajah yang cenderung lebih suka bercengkrama dalam berkelompokan kecil, hingga gajah-gajah yang sangat pandai bersosialisasi. Gajah-gajah yang ditempatkan dalam isolasi sendiri dalam jangka waktu lama akan merasa kesepian, dan dapat menunjukkan gejala-gejala mirip dengan stres dan depresi. 

(Odetta Aisha Amrullah)

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X