30 December 2025 18:25
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) sekaligus Kasatgas Darurat Jembatan, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengaku TNI bergerak membangun jembatan darurat dengan dana swadaya alias talangan sendiri karena anggaran belum turun.
"Sampai dengan saat ini kami belum mengerti sistem keuangannya, Pak. Kita swadaya semua ini. Mungkin sampai pertengahan bulan depan kita masih kuat, setelah itu ya sudah 'ngorek-ngorek'," ujar Maruli dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan kementerian/lembaga dan kepala daerah di Aceh, Selasa 30 Desember 2025.
Maruli bahkan secara terbuka menyentil Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Ia mengaku material jembatan Armco yang diborong habis dari pabrik sebenarnya belum dibayar lunas.
"Itu pun saya bisik-bisik Bapak saja, itu masih utang, Pak. Tapi saya meyakini yang di sebelah (Menteri) dengar. Saya pura-pura lihat Bapak saja," candanya.
Meski terkendala administrasi keuangan, Maruli menegaskan TNI tidak akan berhenti bekerja. Siang malam prajurit terus memasang jembatan agar akses logistik bagi korban bencana di Aceh dan Sumut segera pulih.
"Bagi tentara, dikasih makan saja sudah bagus sekali," pungkasnya.
Baca Juga :