Kabut Asap Karhutla Lumpuhkan Bandara Supadio, 73 Penerbangan Terdampak

14 September 2026 21:54

Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melumpuhkan operasional penerbangan di Bandara Internasional Supadio, Kalimantan Barat. Tercatat, sebanyak 73 jadwal penerbangan dari dan menuju bandara tersebut terdampak akibat buruknya jarak pandang dalam tiga hari terakhir, terhitung sejak Sabtu 12 September 2026.

Memburuknya kualitas udara dan jarak pandang ini memaksa otoritas bandara membatasi pergerakan pesawat udara secara signifikan. Pada hari Sabtu, hanya 11 penerbangan yang berhasil dioperasikan. Situasi tidak banyak berubah pada Minggu di mana operasional menyusut menjadi hanya sembilan penerbangan, yang terdiri dari lima jadwal kedatangan dan empat keberangkatan.
 



Memasuki hari ketiga pada Senin, 14 September 2026, kondisi kabut asap dilaporkan semakin parah dengan jarak pandang anjlok hingga menyentuh angka 300 meter. Hal ini mengakibatkan seluruh jadwal penerbangan pagi tidak dapat diberangkatkan. Pihak pengelola bandara saat ini masih bersiaga menunggu keputusan akhir dari masing-masing maskapai terkait kebijakan pembatalan atau penjadwalan ulang.

"Berdampak sudah jelas ya, sampai dengan saat ini belum ada pesawat yang terbang maupun landing. Kalau sesuai jadwal yang ter-schedule, pesawat penerbangan pagi itu ada, cuma sampai dengan sekarang belum ada yang terbang," ungkap Branch Communication Bandara Internasional Supadio, M. Joko Wahyu

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X