Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa pelaksanaan arus mudik Lebaran 2026 berjalan lancar, aman, dan kondusif. Berdasarkan evaluasi Operasi Ketupat, angka kecelakaan lalu lintas nasional tahun ini menunjukkan tren penurunan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri usai memimpin pemantauan pengamanan malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah di Pos Terpadu Lapangan Merdeka, Kota Medan, Sumatra Utara, pada Jumat malam, 20 Maret 2026.
Kapolri mengungkapkan bahwa sinergi antarpetugas di lapangan serta tingginya kepatuhan masyarakat dalam berkendara menjadi faktor utama di balik menurunnya angka kecelakaan. Data kepolisian menunjukkan bahwa jumlah kecelakaan lalu lintas turun sebesar 3,23%, dari 1.301 kasus pada 2025 menjadi 1.259 kasus pada 2026.
Lebih lanjut, penurunan tajam terjadi pada angka fatalitas atau korban meninggal dunia. Angka kematian akibat kecelakaan mudik turun 24,61%, yakni dari 191 jiwa di tahun sebelumnya menjadi 144 jiwa pada periode mudik kali ini.
Selain faktor keselamatan, efektivitas rekayasa lalu lintas seperti sistem
one way,
contraflow, dan pengamanan ketat di jalur rawan dinilai berhasil menekan insiden di jalan raya. Hal ini terbukti dari perbaikan waktu tempuh kendaraan.
Sebagai contoh, perjalanan dari Jakarta menuju Jawa Tengah kini tercatat 42 menit lebih cepat, dengan rata-rata waktu tempuh 5 jam 21 menit. Sebelumnya, durasi perjalanan pada rute yang sama mencapai 6 jam 3 menit.
"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang sudah bekerja keras sehingga kondisi perjalanan pemudik bisa menjadi jauh lebih lancar dan lebih cepat," ujar Kapolri.
Antisipasi Gelombang Arus Balik
Meski puncak arus mudik pada 18 Maret telah terlewati dengan baik, Kapolri mengingatkan jajarannya dan seluruh masyarakat untuk tetap waspada menghadapi arus balik. Pihak kepolisian memprediksi puncak arus balik akan terjadi dalam dua gelombang yakni 24 hingga 25 Maret 2026, serta 28 hingga 29 Maret 2026.
Masyarakat diimbau untuk terus mematuhi arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan mudik maupun pulang kembali ke kota asal.