Ibu dan Dua Anak di Tanjung Priok Diduga Tewas Keracunan

5 January 2026 19:47

Jakarta: Rumah kontrakan tempat para korban tewas di Warakas, Tanjung Priok telah dipasangi garis polisi. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian satu keluarga yang ditemukan meninggal dunia itu.

Dugaan sementara polisi menyebut ketiga korban meninggal akibat keracunan, namun kepastian penyebab kematian masih menunggu hasil autopsi.

Hingga kini, penyidik telah memeriksa sedikitnya 10 orang saksi, termasuk warga sekitar dan pihak keluarga, guna mengungkap kronologi peristiwa tersebut.

Korban diketahui merupakan seorang ibu berinisial SS (50) bersama dua anaknya, AAL (27) dan AAB (13). Ketiganya ditemukan tidak bernyawa di dalam rumah kontrakan. Polisi menyebutkan, orang pertama yang menemukan para korban adalah anak SS yang baru pulang bekerja.
 


Dari hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara, polisi mendapati ketiga korban dalam kondisi mulut berbusa disertai ruam kemerahan pada tubuh. Temuan tersebut menguatkan dugaan awal adanya unsur keracunan. Namun demikian, kepolisian menegaskan masih menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Polri untuk memastikan penyebab kematian.

Seorang tetangga korban, Yanti, mengaku tidak mengenal dekat keluarga tersebut. Menurutnya, korban baru menempati kontrakan itu sekitar empat bulan terakhir dan jarang berinteraksi dengan warga sekitar. Ia menyebut SS kerap terlihat keluar rumah membawa wadah es yang diduga digunakan untuk berjualan.

“Orangnya jarang kelihatan, enggak pernah ngobrol juga. Cuma sesekali lihat keluar bawa tempat es, katanya jualan es,” ujar Yanti.

Polisi juga menyita sejumlah barang dari lokasi kejadian, antara lain botol, bungkus makanan, serta pakaian korban, yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Seluruh barang bukti kini tengah dianalisis lebih lanjut.

Selain tiga korban meninggal, satu anggota keluarga lainnya yang merupakan putra SS berusia 22 tahun berhasil selamat. Saat ini korban selamat masih menjalani perawatan intensif di RSUD Koja. Polisi masih mendalami keterangannya untuk melengkapi proses penyelidikan.
Hingga saat ini, kepolisian belum menyimpulkan penyebab pasti kematian ketiga korban dan meminta masyarakat menunggu hasil penyelidikan resmi.


(Farouq Faza Bagjawan Alnanto)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Diva Rabiah)