16 October 2026 10:01
Magelang: Kementerian Koperasi mematangkan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk memperkuat rantai pasok pangan dan ekonomi kerakyatan. Salah satu langkah yang disiapkan adalah menjadikan koperasi sebagai mitra Perum Bulog dalam menyerap gabah atau beras hasil produksi petani dan warga desa.
Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah bersama jajaran Perum Bulog dan BUMN meninjau operasionalisasi KDKMP di Desa Tanjung, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan koperasi dalam melayani kebutuhan masyarakat.
“Sebagai supplier barang-barang beras, beras dari Bulog, kita juga akan minta nanti Koperasi Desa Merah Putih menjadi mitranya Bulog, di mana koperasi bisa meng-offtaker gabah atau beras dari warga yang kemudian disalurkan ke Bulog,” kata Farida dalam tayangan Headline News Metro TV, Jumat 16 Oktober 2026.
Menurut Farida, skema tersebut merupakan bagian dari pembangunan jalur rantai pasok yang mulai dijalankan secara bertahap. Koperasi diharapkan dapat menjadi penghubung antara petani dan Bulog sehingga penyerapan hasil produksi warga desa dapat berjalan lebih teratur.
Saat ini, terdapat 107 titik pemantauan awal operasionalisasi KDKMP yang akan diperluas secara bertahap hingga 10.007 titik.
Sejumlah kebutuhan pokok juga telah tersedia di koperasi, mulai dari beras Bulog, LPG, pupuk, minyak goreng, hingga gula.
Farida berharap pengembangan KDKMP dapat mendukung terwujudnya swasembada pangan sekaligus membangun rantai pasok yang lebih terjamin.
“Semoga berjalan dengan rapi seiring waktu nanti yang dicitakan oleh Pak Presiden swasembada pangan itu terbangun, terjamin, dan juga rantai pasoknya,” ujarnya.