29 October 2026 17:05
Palangka Raya: Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) mengerahkan 16 unit drone untuk memperkuat patroli udara dalam memantau kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penggunaan teknologi ini ditujukan untuk mendeteksi titik api sejak dini, mengawasi kawasan rawan kebakaran, serta mendukung penegakan hukum terhadap dugaan pembakaran lahan.
Direktur Samapta Polda Kalteng Kombes Pol. Viddy Dasmasela mengatakan, penggunaan drone menjadi terobosan untuk mengoptimalkan pengawasan di wilayah rawan karhutla.
“Ini sangat bermanfaat sekali untuk drone ini rekan-rekan sekalian, di mana kami sudah membagikan juga titik-titik plotting-an drone dengan sasaran-sasarannya masing-masing satker,” ujar Viddy dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV, Kamis 29 Oktober 2026.
Baca Juga :
Ia menjelaskan, pemetaan titik patroli dan sasaran pengawasan telah dibagikan kepada masing-masing satuan kerja (satker). Langkah ini dilakukan untuk mendukung upaya pencegahan dan penegakan hukum dalam situasi bencana karhutla.
Drone juga digunakan untuk merekam dugaan aktivitas pembakaran lahan yang dapat menjadi barang bukti dalam proses penegakan hukum.
Ke depan, patroli udara akan dipadukan dengan patroli darat menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat.