3 October 2026 14:43
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Bungo, Provinsi Jambi, semakin memburuk hingga melumpuhkan aktivitas penerbangan di Bandara Muara Bungo pada Jumat, 2 Oktober 2026 sore.
Kondisi tersebut memaksa maskapai Batik Air membatalkan seluruh rute penerbangan dari Bandara Muara Bungo menuju Bandara Soekarno-Hatta Jakarta maupun arah sebaliknya sejak Kamis, 1 Oktober 2026. Sebagai bentuk penanganan, calon penumpang yang terdampak akan menerima proses pengembalian biaya tiket pesawat (refund).
Pembatalan penerbangan dipicu oleh terbatasnya jarak pandang (visibility) di area landasan pacu akibat tertutup kabut asap yang pekat. Kepala Keamanan Bandara Muara Bungo, Iptu Edwin, menyampaikan bahwa jarak pandang di bandara saat ini hanya berkisar 800 meter.
Padahal, standar jarak pandang aman untuk pendaratan pesawat idealnya mencapai 2.500 hingga 2.600 meter.
"Kalau untuk Bandara Bungo selama ini, musim asap ini baru mulai hari Kamis kemarin cancel. Itu memang cancel benar, tidak ada kegiatan. Nah, hari ini dicoba untuk kegiatan seperti biasa, tapi kabut semakin tebal," ujar Edwin dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Sabtu, 3 Oktober 2026.