NEWSTICKER

Polisi Lakukan Olah TKP dan Prarekonstruksi Kasus Penganiayaan Santri Gontor Hingga Tewas

6 September 2022 19:12

Seorang santri Pondok Pesantren Darussalam Gontor, Jawa Timur, meninggal diduga dianiaya. 

Namun keluarga menyesalkan kematian santri tersebut ditutupi oleh pihak pondok pesantren. Lantaran surat kematian yang dikeluarkan RS Yasyfin Darussalam Gontor pada 22 Agustus 2022 lalu menyebutkan AM meninggal karena sakit bukan karena penganiayaan.

Sang ibu pun mengaku ke Hotman Paris Hutapea saat bertemu di Palembang, Sumatra Selatan.

Belakangan pihak Ponpes Darusssalam Gontor menyatakan menemukan adanya dugaan tindak kekerasan hingga menyebabkan AM meninggal. Pihak ponpes sudah mengambil sikap menjatuhkan sanksi kepada para pelaku.

"Berdasarkan temuan tim pengasuhan santri, kami menemukan adanya dugaan penganiayaan yang menyebabkan almarhum wafat." Kata Jubir Pondok Modern Darussalam Gontor, Noor Syahid.

Polisi telah memeriksa 8 orang saksi, terdiri dari dua santri, tiga dokter dan 3 pengasuh ponpes. 

Dari pemeriksaan saksi diketahui penganiayaan berawal dari kegiatan kemah para santri 18-19 Agustus lalu. Sejumlah santri menerima kekerasan dari para senior di pesantren setelah diketahui ada sejumlah peralatan kemah yang hilang.

Dalam waktu dekat polisi akan melakukan olah tempat kejadian perkara dan prarekonstruksi.

Tag