Serangan Balasan Iran Ke-97 Hantam Petrokimia AS

7 April 2026 12:02

Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Garda Revolusi Islam Iran melancarkan serangkaian serangan dalam operasi bertajuk “Janji Sejati-4”.

Dalam gelombang ke-97, Iran menyerang lokasi yang disebut sebagai tempat berkumpulnya komandan dan perwira Amerika di sekitar pangkalan angkatan laut Mohammad Al-Ahmad di Kuwait. Serangan dilakukan menggunakan rudal balistik dan drone tempur.

Dikutip dari Program Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Senin 7 April 2026, Iran juga menyatakan telah meluncurkan rudal jelajah Qadir yang menghantam kapal dagang bernama Kingdao Star di kawasan Jabal Ali, Uni Emirat Arab. Selain itu, kawasan industri di Beersheva, Israel, yang disebut memiliki afiliasi militer turut menjadi sasaran.

Sebelumnya, dalam gelombang ke-96 operasi, Iran juga melancarkan serangan ke sejumlah fasilitas energi dan petrokimia yang dikaitkan dengan kepentingan Amerika dan Israel. Target serangan meliputi kilang bahan bakar untuk jet tempur Israel serta fasilitas milik perusahaan energi seperti ExxonMobil dan Chevron di wilayah Uni Emirat Arab.
 



Serangan juga dilaporkan menghantam kompleks petrokimia di Al-Ruwais (UEA), Sitra di Bahrain, serta Shuaiba di Kuwait, yang memicu kebakaran besar dan penghentian operasional di sejumlah fasilitas.

Aksi ini disebut sebagai balasan atas serangan AS-Israel sebelumnya yang menargetkan infrastruktur Iran, termasuk jembatan di Karaj dan fasilitas petrokimia di Mahshahr.

Operasi yang menggunakan kode sandi "Ya Ruqayyah" ini didedikasikan untuk seluruh anak perempuan yang syahid.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)