8 June 2026 21:46
Festival Jamu Nusantara digelar di Hutan Kota GBK, Jakarta. Mengusung tema "The Rise of Jamu Culture", acara ini mengajak masyarakat untuk kembali mengenal dan menjadikan jamu sebagai bagian dari gaya hidup sehat masa kini. Beragam aktivitas mulai dari olahraga, kuliner, hiburan, hingga edukasi herbal dihadirkan untuk menarik minat generasi muda.
Melalui tema "The Rise of Jamu Culture", penyelenggara berupaya mengangkat kembali jamu sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia yang relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini. Festival ini menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak untuk memperkenalkan jamu kepada masyarakat dengan cara yang lebih dekat dan menyenangkan.
Kekayaan hayati yang dimiliki Indonesia menjadi modal besar dalam pengembangan industri jamu nasional. Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua Umum Gabungan Pengusaha (GP) Jamu, Jony Yuwono. Ia memaparkan betapa besarnya potensi bahan baku herbal yang dimiliki Tanah Air.
"Menariknya, menurut laporan, dunia memiliki 40 ribu jenis tanaman-tanaman. Indonesia memiliki 75 persen dari angka tersebut, artinya 31 ribu ada di Indonesia. Ini dari segi bahan-bahan yang kita miliki, artinya potensinya sangat luar biasa yang bisa diolah menjadi mau itu obat, jamu, ataupun makanan, minuman, dan berbagai jenis-jenis aneka ragam bentuk-bentuk sediaannya," papar Jony Yuwono dikutip dari tayangan Newsline Metro TV, Senin 8 Juni 2026.