Umat Kristen Lebanon Selatan Rayakan Natal di Gereja yang Rusak

27 December 2025 12:03

Umat Kristen di Kota Khiam, Lebanon Selatan, merayakan Natal untuk pertama kalinya sejak konflik antara Israel dan Hizbullah berakhir. Sebagian perayaan tersebut dilaksanakan di berbagai gereja yang mengalami kerusakan akibat serangan Israel.

Salah satunya adalah Gereja Maronit Santo Antonius, tempat jemaat melakukan doa meskipun gereja tersebut rusak akibat serangan Zionis Israel. Pastor Maronit Khiam Antonio Farah, menyebutkan bahwa saat ini hanya tersisa empat keluarga Kristen di kota tersebut.

 


Banyak penduduk Kristen lainnya telah meninggalkan rumah dan kawasan mereka yang hancur akibat pemboman yang dilakukan oleh pasukan Israel. Israel dan Hizbullah sebelumnya telah menandatangani perjanjian gencatan senjata pada 27 November 2024.

Meskipun perjanjian gencatan senjata telah disepakati, Tel Aviv masih dilaporkan terus melancarkan serangan udara di wilayah Lebanon. Hal ini termasuk serangan di Kota Khiam, di tengah upaya warga untuk memulihkan kehidupan pasca konflik.

(Aulia Rahmani Hanifa)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)