64 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Berhasil Dievakuasi

31 January 2026 15:00

Bandung Barat: Proses evakuasi dan pencarian korban bencana longsor di Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, masih terus dilakukan hingga Sabtu siang. Tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, PMI, serta relawan terus menyisir sejumlah sektor pencarian meski material longsor masih cukup tebal.

Hingga Sabtu siang, tim evakuasi kembali mengevakuasi empat kantung jenazah dan menyerahkannya kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat. Dengan tambahan tersebut, total sudah 64 kantong jenazah yang dievakuasi sejak proses pencarian dimulai.

Dari jumlah tersebut, 49 jenazah telah berhasil diidentifikasi, sementara 44 jenazah di antaranya sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Proses identifikasi masih terus dilakukan terhadap sisa jenazah yang ada, dengan mencocokkan data antemortem dan postmortem oleh tim DVI.

Sejauh ini, kondisi cuaca masih mendukung untuk melakukan proses pencarian. Kondisi ini memungkinkan tim gabungan menambah jumlah temuan dibandingkan hari sebelumnya.
 



Pencarian difokuskan pada beberapa sektor, yakni area A1, A2, A3, B1, dan B2. Area A1 dan A2 yang merupakan kawasan permukiman warga menjadi prioritas utama karena diduga banyak korban tertimbun di lokasi tersebut. Di sektor A1, satu kantung jenazah ditemukan sekitar pukul 09.27 WIB.

"Sementara di sektor A2 dan B2 ditemukan dua kantung jenazah, serta satu kantung jenazah lainnya ditemukan di sektor B1," ujar Jurnalis Metro TV Ardhan Anugrah, dalam program, Metro Siang, Metro TV, Sabtu, 31 Januari 2026.

Adapun sektor A3 yang berada di bagian atas lokasi longsor, tepat di area mahkota longsoran. Pencarian jenazah masih dilakukan secara terbatas. Hal ini disebabkan kawasan tersebut sebelumnya merupakan area latihan militer, sehingga dikhawatirkan masih terdapat material berbahaya. Proses pencarian di sektor ini dilakukan langsung oleh personel TNI dengan prosedur khusus.

Untuk mempercepat pencarian, tim  gabungan mengerahkan 17 alat berat. Termasuk 14 ekskavator dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Alat berat digunakan untuk mengeruk material longsor yang ketebalannya bervariasi antara 6 hingga 10 meter, sehingga menjadi tantangan tersendiri dalam proses evakuasi.


(Farouq Faza Bagjawan Alnanto)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)