Harga Minyak Dunia Tembus USD100/Barel, Pasar Cemas Krisis Energi

26 March 2026 14:13

Jakarta: Pasar energi global kembali bergejolak seiring melonjaknya harga minyak mentah dunia pada perdagangan Kamis, 26 Maret 2026. Harga minyak acuan global, Brent, resmi menembus angka di atas USD100 per barel, dipicu oleh kebuntuan diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran terkait kontrol atas Selat Hormuz.

Detail Kenaikan Harga: Brent dan WTI Menguat

Berdasarkan data perdagangan per 26 Maret, harga minyak Brent melonjak 1,25 persen menjadi USD103,5 per barel. Lonjakan ini terjadi setelah harga sempat melemah lebih dari 2 persen pada 25 Maret kemarin.

Tren penguatan juga diikuti oleh minyak mentah Amerika Serikat, West Texas Intermediate (WTI), yang naik 1,31 persen ke level USD 91,5 per barel. Kenaikan serentak ini mencerminkan kekhawatiran mendalam para pelaku pasar terhadap potensi gangguan pasokan energi global.
 

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Melejit Lagi setelah Sempat Tergelincir

Ketegangan ini berakar pada pernyataan yang saling bertentangan dari kedua belah pihak. Gedung Putih sebelumnya sempat memberikan sinyal optimistis bahwa proses perdamaian masih berlangsung. Bahkan, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa pemerintahannya tengah aktif menjalin komunikasi dengan Teheran.

Namun, harapan pasar tersebut segera dipatahkan oleh pernyataan keras dari pihak Iran. Teheran secara resmi menolak tawaran perdamaian dari Washington dan mengajukan syarat yang sangat berat, yakni tuntutan kendali penuh atas kedaulatan di Selat Hormuz. Jalur ini merupakan titik paling strategis bagi perdagangan minyak dunia, di mana hambatan sedikit saja di wilayah ini dapat memicu krisis energi global yang masif.

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)