Pemerintah Bentuk Danantara Sumber Daya Indonesia, Awasi Ekspor Komoditas Strategis

20 May 2026 21:25

Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) khusus untuk mengelola ekspor komoditas strategis nasional. Badan yang diberi nama PT Danantara Sumber Daya Indonesia ini dibentuk sebagai langkah konkret pemerintah dalam memperkuat transparansi dan menutup celah kebocoran pendapatan negara dari sektor ekspor.

Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa pembentukan badan ini merupakan arahan langsung Pemerintah untuk memperbaiki tata kelola ekspor komoditas nasional. Kehadiran badan khusus ini diharapkan dapat menjadi solusi atas berbagai praktik kecurangan yang selama ini merugikan keuangan negara.

"Oleh sebab itu, kami sudah membentuk satu badan, yang pertama tadi disampaikan oleh Pak Menko (Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto) bernama PT Danantara Sumber Daya Indonesia. Yang mana kami ingin tekankan ini lebih kepada transparansi transaksi," kata Rosan di Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu, 20 Mei 2026.
 

Baca juga: 'Pelototi' Transaksi Nilai Ekspor, Rosan Terapkan Prinsip OECD

Menurut Rosan, fokus utama PT Danantara Sumber Daya Indonesia adalah memastikan transparansi dalam setiap transaksi ekspor komoditas strategis. Salah satu poin krusial yang akan diawasi ketat adalah memastikan nilai ekspor yang dilaporkan oleh para pelaku usaha sesuai dengan harga pasar internasional yang berlaku.

Pemerintah menilai selama ini terjadi praktik under-invoicing dan transfer pricing pada sejumlah komoditas strategis Indonesia. Kondisi tersebut dinilai menyebabkan kebocoran potensi penerimaan negara.

"Ini yang kita akan coba untuk reduce semaksimal mungkin, impossible zero under-invoicing dan zero transfer pricing," tegas Rosan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)