Polisi Ungkap Kronologi Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki

6 May 2026 18:20

Pihak Kepolisian Daerah Sumatra Selatan (Polda Sumsel) mengungkap kronologi sementara kecelakaan maut yang melibatkan bus Antar Lintas Sumatra (ALS) dan truk tangki bahan bakar, di Jalan Lintas Sumatra, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Berdasarkan keterangan resmi Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, insiden tragis tersebut terjad sekitar pukul 12.00 WIB.

Nandang menjelaskan, bahwa peristiwa ini bermula saat bus ALS melaju dari arah Lubuklinggau menuju Jambi. Sesampainya di wilayah Kelurahan Karang Jaya, pengemudi bus diduga terkejut melihat lubang di jalur jalannya.

"Sesampai di tempat kejadian, diduga mobil ALS menghindari lubang dan membelokkan mobil ke kanan dari arah Lubuk Linggau menuju ke Jambi, sehingga menabrak mobil tangki Seleraya dari arah Jambi menuju ke arah Lubuk Linggau," ujar Kombes Pol Nandang dalam tayangan Breaking News Metro TV, Rabu 6 Mei 2026. 

Nahas, saat bus membanting setir ke kanan, muncul sebuah truk tangki roda enam milik PT Seleraya dari arah berlawanan, dari arah Jambi menuju Lubuklinggau. Tabrakan hebat tidak dapat terhindarkan, yang kemudian memicu ledakan dan kebakaran besar hingga menghanguskan kedua kendaraan tersebut.

Akibat benturan dan kebakaran ini, pengemudi truk tangki yang diidentifikasi bernama Yanto beserta satu orang penumpangnya tewas di tempat dalam kondisi terbakar di dalam kabin. Sementara itu, pengemudi bus ALS juga dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.



Mengenai data korban, Nandang mengonfirmasi terdapat 16 orang meninggal dunia hingga Rabu sore. Selain itu terdapat tiga orang mengalami luka berat dan satu orang luka ringan. Adapun 16 korban tewas disemayamkan di Rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau.

Selain kendaraan besar, polisi juga menemukan bukti bahwa terdapat dua unit sepeda motor yang ikut hangus terbakar di lokasi kejadian. Namun, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai keterlibatan motor tersebut dalam tabrakan.

"Berdasarkan data yang kami dapat ada dua sepeda motor nomor pol-nya belum diketahui itu terbakar. Nah tapi nanti hasil olah TKP akan bisa diungkap lagi apa saja yang menjadi barang bukti atau petunjuk kejadian yang di TKP tersebut," ucapnya. 

Hingga berita ini diturunkan, Kapolres beserta tim identifikasi masih berada di lokasi kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan. Proses evakuasi dan olah TKP sempat terkendala oleh kondisi sinyal komunikasi yang buruk di area tersebut. Pihak kepolisian juga terus mengatur arus lalu lintas di jalur lintas Sumatra agar tetap lancar di tengah proses penanganan kecelakaan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)