Polisi Percepat Pengusutan Kasus Santri Dibakar Senior di Lombok

8 July 2026 16:08

Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja menegaskan tengah mempercepat pengusutan kasus tiga santri yang dibakar kakak kelasnya di Lombok Tengah. Dalam kasus ini para korban mengalami luka berat, salah satu korban bahkan meninggal dunia.

Kondisi dari salah satu santri yang dibakar oleh kakak kelasnya di salah satu ponpes di Lombok Tengah cukup memprihatinkan, hampir seluruh badannya terbakar. Saat ini korban hanya bisa duduk di kursi roda.

Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama NTB mengunjungi kediaman Said Al Hudri di Desa Setiling, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah. Said merupakan salah satu dari tiga santri yang menjadi korban dugaan pembakaran oleh sesama santri di Pondok Pesantren Raudhatusshofiyyah Al-Ibrahimi pada Desember 2025 lalu.
 


Dalam kunjungan tersebut Kapolda NTB memastikan seluruh biaya perawatan korban akan ditanggung oleh Polda NTB hingga sembuh melalui Rumah Sakit Bhayangkara Mataram. Selain itu bantuan sosial juga disalurkan kepada para korban dan keluarganya. 

Sementara terhadap proses hukum, Kapolda menyatakan penyidik telah merampungkan sejumlah pemeriksaan dan berjanji akan menetapkan tersangka pada Kamis pekan ini. Sejak kejadian tersebut pihak pesantren seolah lepas tanggung jawab karena sejak korban menjalani perawatan tidak satu pun pimpinan maupun pengurus pesantren datang menemui korban.

"Sudah kita lakukan kegiatan penyidikan, dan insyaallah tidak lama lagi mungkin hari Kamis akan dilakukan gelar perkara. Dan dari gelar perkara itu diambil kesimpulan akan ada, insyaallah ada penetapan tersangka." kata Kapolda NTB, Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja, dikutip dari tayangan Metro Siang, Metro TV, Rabu, 8 Juli 2026.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X