Pesona Masjid Apung An-Nur Ancol: Lokasi, Daya Tarik, dan Keunikannya

Muhammad Adyatma Damardjati • 31 October 2026 17:41

Jakarta: Masjid Apung An-Nur di kawasan Pantai Ancol, Jakarta Utara, ramai dikunjungi wisatawan, terutama menjelang waktu salat. Bentuk bangunannya yang unik menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin beribadah sekaligus beristirahat.

Pantauan di lokasi saat waktu salat Zuhur menunjukkan masjid dipenuhi wisatawan. Sejumlah pengunjung mencoba beribadah di masjid ini, sementara yang lain memanfaatkan area sekitar untuk beristirahat.

Bentuk Unik Jadi Daya Tarik


Bangunan masjid berbentuk segi lima yang mencerminkan lima salat wajib dan lima rukun iman. Bentuk itu menjadi magnet bagi wisatawan, tidak hanya untuk beribadah tetapi juga untuk berfoto.

Asep, anggota rombongan asal Purwakarta, mengaku sengaja mampir ke masjid ini karena penasaran dengan bentuknya yang baru diresmikan. Asep menjelaskan bangunan segi lima itu sangat unik dan estetik.

"Kami sengaja mampir ke sini sekalian momen Zuhur karena penasaran sama bentuk masjidnya yang baru diresmikan. Bentuk bangunan segi limanya sangat unik dan estetik. Bagus sekali buat kenang-kenangan foto rombongan sebelum atau sesudah salat," ujar Asep.

Asep menilai lokasi masjid sangat strategis karena dekat dengan pantai. Pengunjung hanya perlu berjalan kaki sedikit untuk sampai ke masjid.

"Lokasinya enak banget karena dekat pantai, tinggal jalan kaki sedikit sudah sampai," jelas Asep.

Fasilitas Bersih dan Lengkap


Fasilitas penunjang di Masjid Apung An-Nur dinilai cukup bersih. Area wudu dan toilet rajin dibersihkan oleh pengurus, sementara di sepanjang jalan menuju masjid banyak tersedia kantong sampah.

Bagi wisatawan yang tidak membawa alat salat, pihak masjid menyediakan peminjaman sarung dan mukena. Kapasitas masjid juga besar dan dapat dijangkau dengan jalan kaki dari Pantai Ancol.

Asep mengapresiasi kelengkapan fasilitas tersebut. Menurut Asep suasana di dalam masjid juga adem dan rindang untuk beristirahat meski tanpa pendingin ruangan.

"Fasilitasnya terbilang lengkap dan bersih. Tadi beberapa anggota rombongan kami ada yang lupa bawa mukena, beruntung dari pihak pengurus masjid menyediakan peminjaman alat salat yang bersih. Suasana di dalam juga adem dan rindang buat istirahat sejenak habis perjalanan jauh," jelas Asep.

Memudahkan Wisatawan Beribadah


Dimas, warga Penjaringan, menilai kehadiran masjid ini efektif bagi pengunjung yang ingin salat di area pantai. Sebelumnya, tempat ibadah di kawasan itu hanya berupa mushola dengan kapasitas terbatas.

"Sebelum ada masjid ini, pengunjung yang mau salat di area pantai cukup kesulitan karena kapasitas tempat ibadah sebelumnya sebatas mushola. Sekarang dengan kapasitas masjid yang besar, jamaah yang mau salat Zuhur berjamaah bisa tertampung dengan baik tanpa harus antre berdesakan," ujar Dimas.

Dimas juga menyoroti pengalaman spiritual beribadah di atas laut. Menurut Dimas, suasana itu memberikan ketenangan tersendiri bagi jamaah.

"Sensasi beribadah di atas laut juga memberikan pengalaman spiritual tersendiri yang tenang," jelas Dimas.

Dimas berharap pengelola terus menjaga kebersihan masjid. Dimas menyebut, pengurus cukup rajin membersihkan area wudu dan toilet mengingat tingginya volume pengunjung menjelang waktu salat.

"Penempatan fasilitas kebersihan seperti kantong sampah di sepanjang jalan menuju masjid juga sangat membantu mencegah penumpukan sampah. Harapan saya pemeliharaan rutin seperti ini bisa terus konsisten dipertahankan pengelola," ujar Dimas.

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X