Gubernur Kaltim di Singapura saat Karhutla Membara, Pemprov: Berobat dan Gunakan Dana Pribadi

14 October 2026 12:31

Keberadaan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud di Singapura menjadi sorotan dan viral di media sosial di tengah situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur. Menanggapi polemik tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim memberikan klarifikasi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur, Ririn Sari Dewi, menegaskan bahwa keberadaan Gubernur Rudi Mas'ud di Singapura bertujuan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan (check up) di Rumah Sakit Mount Elizabeth.

"Secara jadwal memang harus check up ya, check up dilakukan di Rumah Sakit Mount Elizabeth Singapura." kata Ririn, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Rabu, 14 Oktober 2026.

Ririn memastikan seluruh biaya perjalanan dan akomodasi selama di Singapura ditanggung dari dana pribadi Gubernur tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
 



Terkait perizinan, Gubernur telah memperoleh persetujuan lisan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), serta permohonan izin tertulis juga diajukan secara paralel.

"Dan untuk proses mekanismenya kita sudah melakukan koordinasi izin lisan kepada Pak Mendagri dan kita juga sudah menyiapkan secara paralel untuk tertulisnya." ucapnya.

Pemprov Kaltim turut menyampaikan permohonan maaf atas keresahan yang timbul di masyarakat. Pihaknya menegaskan komitmen untuk tetap menjaga pelayanan publik dan menangani karhutla di Kaltim dengan baik.

"Kami mohon maaf kalau ada sedikit kegaduhan tersebut." ucap Ririn.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X