16 October 2026 14:57
Karawang: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia meresmikan Kilang LPG Cilamaya milik PT Energi Nusantara Perkasa (ENP) yang berlokasi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar).
Bahlil menyebut pengoperasian kilang ini merupakan langkah konkret untuk mengurangi ketergantungan pada impor gas Liquefied Petroleum Gas (LPG) serta memperkuat ketahanan energi nasional. Menurut Bahlil, Kilang LPG Cilamaya mampu memenuhi 10 hingga 15 persen kebutuhan LPG di wilayah Jabar dan DKI Jakarta.
"Kilang ini difokuskan untuk menyuplai produk untuk daerah Jawa Barat dan DKI Jakarta. Jadi, karena ini daerah tengah, bisa kita suplai. Dengan demikian, ini mengurangi impor terhadap gas LPG dan beberapa produk lainnya," ujar Bahlil, dikutip dari tayangan Zona Bisnis Metro TV, Jumat, 16 Oktober 2026.
Bahlil mengungkapkan kilang ini memiliki kapasitas produksi sebesar 160 ton LPG per hari dengan nilai investasi mencapai hampir 40 juta dolar Amerika Serikat (USD). Kilang ini dibangun selama 13 bulan.
"Investasi sekitar USD40 juta atau setara dengan Rp718 miliar," kata Bahlil.