Sambangi Kantor Metro TV, Menteri Kependudukan Wihaji Ajak Media Perkuat Sinergi Komunikasi Publik

29 October 2026 07:49

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji melakukan kunjungan kerja ke kantor Metro TV dan Media Indonesia di kawasan Kedoya, Jakarta Barat. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dalam diseminasi informasi program pemerintah dan penyerapan aspirasi publik.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Wihaji disambut langsung oleh jajaran pimpinan Metro TV dan Media Group. Kedua belah pihak menggelar diskusi mendalam mengenai berbagai isu strategis bangsa, mulai dari pembangunan keluarga berkualitas, penanganan kesehatan mental remaja, program Keluarga Berencana (KB), hingga tata kelola kependudukan nasional.

Menteri Wihaji menegaskan bahwa pers memiliki kedudukan vital sebagai salah satu pilar demokrasi yang menjembatani komunikasi dua arah antara pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat.

"Ini bagian dari membangun komunikasi antara pemerintah dengan media. Karena saya menganggap media adalah penyambung lidah antara rakyat dengan pemerintah," kata Wihaji dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Kamis, 29 Oktober 2026.
 



Menurut Wihaji, media memiliki fungsi ganda yang sangat strategis. Di satu sisi, media bertugas mengemas dan menerjemahkan berbagai kebijakan serta program prioritas pemerintah agar dapat dipahami dan diterima dengan baik oleh publik. Di sisi lain, media menjadi saluran yang efektif dalam menyampaikan kritik, evaluasi, dan aspirasi masyarakat kepada pengambil kebijakan.

"Tentu sama-sama, bagaimana program pemerintah bisa diterjemahkan oleh media dan diterima oleh masyarakat. Dan sebaliknya, kalau masyarakat ada kebutuhan, ada kritikisme, itu bisa disampaikan ke pemerintah," ucapnya.

Wihaji berharap kolaborasi antara kementeriannya dengan media massa arus utama, khususnya jaringan Media Group, dapat terus terjalin erat demi mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya ketahanan keluarga sebagai fondasi kemajuan sumber daya manusia Indonesia ke depan.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X