Nattasya Amani Vrazeti • 6 November 2026 13:45
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan fasilitas ring tinju dan Posko Jaga Jakarta di kawasan kolong Flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur, Jumat, 6 November 2026, sebagai upaya menyediakan ruang aktivitas positif bagi masyarakat, khususnya anak muda.
“Saya baru meresmikan dua, yaitu ring tinju dan sekaligus posko Jaga Jakarta di Kampung Melayu,” kata Pramono di lokasi, Jumat, 6 November 2026.
Untuk kegiatan positif
Pramono mengatakan, keberadaan fasilitas olahraga di kawasan tersebut diharapkan dapat mengalihkan aktivitas anak muda dari tawuran ke kegiatan yang lebih positif.
Ia menyebut, berdasarkan laporan yang diterimanya, angka tawuran di kawasan Kampung Melayu mengalami penurunan dari sebelumnya 132 kali pada 2025 menjadi sekitar 20 kali hingga akhir Oktober 2026.
“Artinya 100 kali lebih tawuran yang berkurang di tempat ini. Dan tadi saya menanyakan kepada para pemuda yang ada di sini, mereka menyampaikan bahwa sekarang ini satu, energinya dialokasikan dengan berlatih tinju, main bola bersama,” ujar Pramono.
Pramono menilai, fasilitas olahraga tersebut juga menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk saling mengenal sehingga hubungan yang sebelumnya diwarnai permusuhan dapat berubah menjadi pertemanan.
“Sehingga dengan cara-cara pola seperti ini akan kami lakukan di Jakarta,” tutur Pramono.
Selain meresmikan fasilitas tersebut, Pramono juga menyetujui penyelenggaraan Liga Aspal di Jakarta Timur yang akan memperebutkan Piala Wali Kota Jakarta Timur.
Ia mengatakan penyelenggaraan liga serupa dapat diperluas ke wilayah lain di Jakarta dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia, termasuk Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), selama tidak merusak taman.
“Karena kemarin marak tidak semua tempat bisa digunakan untuk Liga Aspal, tetapi di Jakarta Timur termasuk di Kampung Melayu ini saya yakin bisa digunakan untuk Liga Aspal dan untuk itu menyetujui kalau kemudian Liga Aspal memperebutkan Piala Walikota Jakarta Timur,” ujar Pramono.
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Timur Munjirin mengatakan fasilitas ring tinju tersebut saat ini dimanfaatkan secara intensif oleh delapan kelompok pemuda dari wilayah sekitar Kampung Melayu.
Namun, fasilitas tersebut juga terbuka bagi kelompok pemuda dari wilayah lain yang belum memiliki sarana serupa maupun masyarakat yang ingin mendalami olahraga tinju.
“Jadi, memang intinya untuk semuanya warga anak muda Jakarta Timur, tidak hanya yang biasanya pelaku tawuran saja. Untuk anak-anak muda yang memang hobi dan mau mendalami olahraga tinju, ini juga dipersilakan,” kata Munjirin.