Teror penembakan kembali mengguncang institusi pendidikan di Turki. Seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di dekat sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Distrik Turgutlu, Provinsi Manisa, wilayah barat Turki, dan melukai sedikitnya empat orang.
Laporan stasiun televisi lokal, HaberTurk, menyebutkan bahwa serangan tersebut terjadi tepat di depan area sekolah. Pelaku menembakkan senapannya ke arah para siswa yang baru saja tiba di lokasi. Hingga kini, pihak berwenang setempat masih menyelidiki identitas serta motif pelaku dalam melancarkan penyerangan tersebut.
Peristiwa di Manisa ini menambah panjang daftar kelam rentetan penembakan massal di lingkungan sekolah
Turki sepanjang tahun ini.
Sebelumnya, pada April lalu, sebuah tragedi mematikan terjadi ketika seorang siswa berusia 14 tahun melepaskan tembakan di dua ruang kelas di Provinsi Kahramanmaras, Turki bagian tenggara. Peristiwa tersebut menewaskan sembilan orang yang terdiri dari siswa dan guru, serta melukai 13 korban lainnya.
Hanya berselang sehari sebelum tragedi berdarah di Kahramanmaras tersebut, penembakan serupa juga pecah di Provinsi Sanliurfa. Seorang mantan siswa nekat melepaskan tembakan di sebuah sekolah menengah, menyebabkan 16 orang terluka, yang sebagian besar di antaranya adalah pelajar.
Catatan rentetan kekerasan bersenjata ini memicu kekhawatiran publik atas sistem keamanan di fasilitas-fasilitas pendidikan di seluruh Turki.