4 September 2026 13:37
Jakarta: Badan Gizi Nasional (BGN) mengusulkan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2027 sebesar Rp232,5 triliun dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 3 September 2026.
Anggaran MBG tersebut menjadi bagian terbesar dari total pagu BGN 2027 yang diusulkan mencapai sekitar Rp240,15 triliun.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan sekitar 97 persen dari total anggaran BGN akan dialokasikan untuk program MBG. Sementara sekitar 3 persen digunakan untuk kebutuhan manajemen BGN.
Program MBG pada 2027 ditargetkan dapat menjangkau sekitar 72 juta penerima manfaat. Rencana tersebut turut dibahas dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI, termasuk terkait pelaksanaan dan tata kelola program.
Sudaryono juga menjelaskan BGN telah melakukan efisiensi anggaran pada 2026. Dari pagu awal sekitar Rp268 triliun, anggaran BGN tahun ini menjadi Rp229 triliun atau telah diefisiensikan sekitar Rp39 triliun.
BGN kini masih melakukan penelusuran terhadap penggunaan anggaran tersebut, termasuk mengecek keberadaan dapur-dapur MBG yang tercatat beroperasi.
"Kami terus kami sisir, kami lacak. Ada nggak misalnya dapur-dapur yang selama ini ternyata tidak beroperasi tapi dicatat beroperasi," kata Sudaryono dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Jumat 4 September 2026.
Jika ditemukan dugaan unsur pidana, BGN akan menerjunkan inspektorat dan melaporkannya kepada Kejaksaan untuk diperiksa.
"Kalau di situ ada unsur pidana kami kemudian terjunkan inspektorat, kemudian kami minta nanti kami laporkan ke pihak Kejaksaan untuk diperiksa," ujarnya.
Sudaryono menegaskan pengawasan juga akan dilakukan terhadap dapur-dapur yang diduga terafiliasi dengan oknum.