Hapus Trauma Gempa, Satlantas Polres Ngada Ajak Siswa SD Keliling Kota Naik Mobil Polisi

6 September 2026 11:27

Pemulihan kondisi psikologis anak-anak pasca-gempa bumi menjadi salah satu fokus utama Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui payung Operasi Aman Nusa II, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ngada menggelar kegiatan trauma healing bagi para siswa di SD Negeri Rada, Desa Rada, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada.

Dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Ngada, Iptu Yosef Tote, para personel kepolisian terjun menggunakan pendekatan humanis untuk menghibur anak-anak yang masih diliputi rasa takut. Rangkaian kegiatan diisi dengan interaksi hangat, bernyanyi bersama, pemberian motivasi moril, hingga pembagian perlengkapan alat tulis dan buku.
 



Suasana di lokasi semakin meriah ketika anak-anak diajak berkeliling kota menggunakan kendaraan dinas roda empat dan sepeda motor patroli milik Satlantas. Langkah proaktif ini terbukti ampuh menghadirkan keceriaan dan membantu anak-anak melupakan sejenak trauma akibat guncangan gempa.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, menjelaskan bahwa pendampingan psikologis ini merupakan bagian dari upaya komprehensif kepolisian dalam penanganan bencana darurat.

"Polda Nusa Tenggara Timur menerjunkan beberapa satgas dalam rangka membantu masyarakat yang terdampak gempa. Mulai dari pendataan, pemberian bantuan sosial, evakuasi, hingga pembersihan reruntuhan di tempat ibadah dan sekolah," ujar Kombes Pol Henry dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Minggu 6 September 2026.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa personel di jajaran Polda NTT juga dikerahkan untuk membersihkan puing-puing di area sekolah terdampak. Hal ini diprioritaskan agar fasilitas pendidikan tersebut dapat segera aman digunakan kembali untuk aktivitas belajar mengajar secara normal.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X