Di saat anak-anak seusianya masih berfokus pada pengenalan angka dan huruf dasar, seorang gadis kecil bernama Nala menunjukkan kecerdasan yang luar biasa. Di usianya yang baru menginjak lima tahun, Nala telah mampu menghafal anatomi tubuh manusia, memahami struktur otak, hingga mengenali unsur-unsur dalam tabel periodik.
Kemampuan kognitif Nala yang jauh melampaui usianya ini menjadi perbincangan hangat. Tidak hanya sekadar menghafal, Nala juga mampu menjelaskan konsep dasar sains dan kimia secara terstruktur, topik yang biasanya baru dipelajari oleh siswa di jenjang sekolah menengah.
Metode Belajar yang Menyenangkan
Dalam program
Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Nala mengungkapkan bahwa kemampuannya tersebut tidak lepas dari peran kedua orang tuanya. Sang ibu, Shofiatu Rahmah Sugis, menjelaskan bahwa mereka tidak pernah memaksa Nala untuk belajar secara kaku.
"Kita sering bacain dia buku tiap malam. Ada suatu momen dia tiba-tiba tertawa mendengar kata 'metamorfosis'. Dia merasa kata itu unik, minta diulang terus, dan dari situ kami melihat dia punya ketertarikan pada bahasa yang cukup sulit," kata Ibu Nala, Shofiatu Rahmah Sugis, dikutip dari tayangan
Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Kamis, 23 Juli 2026.
Metode pengajaran yang diterapkan orang tua Nala dilakukan melalui pendekatan yang kreatif, seperti melalui lagu, gambar, hingga interaksi langsung dengan model anatomi tubuh manusia. Hal ini dilakukan agar
minat belajar Nala tetap terjaga tanpa merasa terbebani.
Cita-Cita Jadi Dokter Spesialis
Ketertarikan Nala yang besar pada dunia medis membawanya mendapatkan kesempatan langka untuk belajar langsung dari para dokter ahli di beberapa rumah sakit ternama. Dalam beberapa unggahan media sosialnya, terlihat Nala mengenakan jas
dokter kecil dan berinteraksi dengan peralatan medis di bawah pengawasan tenaga ahli.
Salah satu momen mengesankan, saat Nala dengan lancar menyanyikan lagu tentang mekanisme peredaran darah di jantung, lengkap dengan istilah-istilah medis seperti vena cava superior, atrium dekstra, hingga aorta.
Meski memiliki bakat yang luar biasa, orang tua Nala menekankan bahwa fokus utama mereka saat ini bukanlah percepatan karier, melainkan memastikan Nala tetap menikmati masa kanak-kanaknya dengan cara belajar yang menyenangkan.
Kisah Nala menjadi
inspirasi bagi banyak
orang tua tentang pentingnya mengenali minat anak sejak dini dan mendukungnya dengan cara yang tepat serta penuh kasih sayang.