Wijokongko • 8 February 2026 17:56
Bogor: Suasana khidmat menyelimuti Vihara Buddha Dharma & 8 Pho Sat yang berlokasi di Desa Tonjong, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Minggu, 8 Februari 226. Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, pengurus vihara bersama umat Buddha melaksanakan tradisi tahunan ritual pencucian rupang atau patung dewa-dewi, termasuk Patung Buddha Tidur yang ikonik.
Ritual ini bukan sekadar membersihkan debu fisik, melainkan memiliki makna spiritual mendalam. Pencucian rupang merupakan simbol mensucikan hati dan pikiran umat agar siap memasuki lembaran baru di tahun yang akan datang.
"Pembersihan atau mencuci Patung Buddha Tidur bersama-sama patung dewa-dewi untuk membersihkan tempat dan sebagai simbol mensucikan diri," kata Ronald Fernandez, pengurus harian Vihara Buddha Tidur.
Patung ini merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia dengan spesifikasi:
Makna Posisi: Menggambarkan momen Mahaparinibbana, yakni saat Sang Buddha mencapai nirwana dalam posisi berbaring dengan tenang.
Dalam prosesi ini, patung dibersihkan menggunakan air yang telah dicampur dengan berbagai bunga, seperti bunga sedap malam, mawar, dan melati. Area wajah menjadi titik awal pembersihan, diikuti oleh tangan hingga bagian kaki.
"Pengharapannya di Shio Kuda Api ini semoga kita semua dilimpahkan rejeki, kesehatan, kebahagiaan, dan kedamaian. Semoga kebajikan selalu menyertai langkah-langkah kita semua," ujar Ronald
Selain menjadi tempat ibadah, keberadaan Patung Buddha Tidur Tonjong menjadikannya seperti destinasi wisata religi favorit di Bogor bagi warga yang ingin merasakan atmosfer seperti di Thailand tanpa harus ke luar negeri.