12 June 2026 10:19
Jakarta: Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, menegaskan komitmennya untuk tetap berada di jalur perjuangan buruh dan tidak bergabung ke dalam kabinet Presiden Prabowo Subianto.
Fokus utama organisasi diarahkan pada penguatan posisi pekerja Indonesia melalui berbagai agenda strategis, termasuk mengawal penyusunan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru.
"Kami sudah menegaskan dan memastikan, kami akan mengawal pembuatan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru, yang berpihak terhadap kepentingan pekerja. Dan kami memberikan kesempatan kepada tim teknis kami yang saat ini bekerja untuk membuat draf. Dalam waktu dekat kami akan serahkan pada DPR dan pemerintah, agar mempunyai perimbangan usulan dari pengusaha, usulan dari buruh, dan juga pemerintah. Yang penting buat kami, Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru tidak merugikan pekerja," ujar Andi dalam tayangan Headline News Metro TV, Jum'at 12 Juni 2026.
Baca Juga :