19 September 2026 16:34
Ponorogo: Presiden Prabowo Subianto mengingatkan keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor agar menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam politik praktis. Namun tetap harus memiliki literasi politik yang kuat.
“Saya tahu Gontor tidak boleh berpolitik. Itu benar. Gontor jangan ikut politik praktis, tapi harus paham politik,” kata Prabowo saat menghadiri resepsi kesyukuran satu abad Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, dalam tayangan Headline News Metro TV, Sabtu 19 September 2026.
Prabowo menekankan posisi Gontor sebagai institusi pendidikan yang harus berada di atas seluruh golongan politik. Menurutnya, Gontor tidak perlu memihak pada kelompok politik tertentu, tetapi tetap harus memberikan kontribusi bagi bangsa.
“Gontor harus di atas segala golongan politik. Gontor tidak boleh ke mana-mana, tapi harus ada di mana-mana,” ujar Prabowo.
Menurut Prabowo, prinsip dasar yang ditanamkan oleh pesantren tersebut sangat relevan untuk diterapkan secara luas dalam kehidupan berbangsa.
Prabowo menilai moto dan nilai keteladanan yang diajarkan di Gontor patut dijadikan rujukan moral di mana pun berada.
Peringatan seabad Pondok Modern Darussalam Gontor dihadiri sekitar 30 ribu santri dan mahasantri, ribuan kiai, dan ratusan guru besar. Selain menghadiri acara syukuran, Prabowo juga meresmikan Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam (Unida) Gontor yang berlokasi di kompleks kampus perguruan tinggi tersebut.