23 August 2026 11:01
Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, masih terus berlangsung dan mulai mengancam area permukiman warga. Tim gabungan pemadam kebakaran harus berjibaku di lapangan meski kerap terkepung oleh kepulan asap yang sangat pekat.
Jurnalis Metro TV, Tantawi Jauhari melaporkan, salah satu titik terparah berada di kawasan Jalan Yos Sudarso Ujung, di mana kebakaran sudah berlangsung selama hampir satu pekan.
Karakteristik kebakaran lahan gambut membuat kobaran api di permukaan kerap tidak terlihat, tapi api terus merambat di bawah permukaan tanah dan menghasilkan asap tebal. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tercatat ada 24 insiden kebakaran yang tersebar di sejumlah titik di Palangka Raya pada 22 Agustus 2026.
Minim Sumber Air di Lokasi
Proses penjinakan api di lapangan dihadapkan pada kendala operasional yang serius. Ketersediaan sumber air di area titik api sangat minim, bahkan di beberapa lokasi tidak ada sama sekali.