Kemarau Panjang, IJTI dan PMI Salurkan Air Bersih untuk Warga Grobogan

4 August 2026 21:31

Grobogan: Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) bersama Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Desa Depok, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Bantuan diberikan setelah warga mengalami krisis air bersih selama lebih dari tiga bulan akibat kemarau panjang.

Warga tampak mengantre sambil membawa ember dan jeriken untuk mendapatkan pasokan air bersih. Sebanyak 1.000 liter air yang didistribusikan habis dalam waktu sekitar satu jam untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Sekretaris IJTI Muria Raya, Nur Sholi, mengatakan aksi kemanusiaan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap ribuan warga yang terdampak kekeringan di Grobogan.

"35 desa yang terdampak kekeringan, yakni banyak desa yang mengalami krisis air di saat bencana kekeringan terjadi ini. Sehingga dari IJTI Muria Raya mengambil langkah untuk ikut berperan membantu warga dalam mengatasi krisis air bersih ini," ujar Nur Sholi dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Selasa, 4 Agustus 2026.


Berdasarkan data di lapangan, kekeringan melanda 35 desa yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Grobogan. Warga yang mampu terpaksa membeli air dari pedagang dengan harga sekitar Rp100 ribu untuk 5.000 liter, sementara warga lainnya harus berjalan hingga dua kilometer untuk mendapatkan air bersih karena sumur telah mengering.

Salah seorang warga, Tiyem, mengatakan wilayahnya sudah lebih dari tiga bulan tidak diguyur hujan sehingga kebutuhan air sehari-hari sangat bergantung pada bantuan.

"Kekeringan tiga bulan ini. Nggak ada hujan sama sekali, cuma gerimis tapi nggak deras. Kalau nggak ada bantuan, untuk air minum ya harus beli," katanya.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X