Bank Jateng Komitmen Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

8 June 2026 14:20

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyelenggarakan apresiasi pemerintah daerah berprestasi 2026 untuk regional Jawa dan Bali yang diselenggarakan di Yogyakarta, pada Kamis, 4 Juni 2026. Acara ini merupakan penghargaan dari Kemendagri kepada kepala daerah yang telah menunjukkan kinerja terbaik dalam pengembangan daerah. 

Apresiasi ini juga bagian dari upaya Kemendagri untuk mendorong peningkatan kinerja dan inovasi pemerintah daerah.  Penghargaan dibagi dalam empat kategori yaitu penurunan tingkat pengangguran, creative financing, penurunan kemiskinan, dan penurunan stunting. Masing-masing pemenang kategori diberikan kepada pemerintah daerah. Mulai dari tingkat kabupaten/kota serta provinsi. 

Acara yang disiarkan langsung di Metro TV ini juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, salah satunya Bank Jateng, sebagai bank pembangunan daerah yang mengelola kas keuangan daerah. Bank Jateng memiliki tugas utama untuk mendorong roda perekonomian masyarakat. 

Hal ini sesuai dengan capaian Pemerintah Provinsi Jateng yang mendapatkan peringkat ketiga dalam kategori pengendalian inflasi daerah dalam malam apresiasi tersebut.
 



"Tentunya Bank Jateng sebagai BPD yang juga mengelola kas keuangan daerah juga memiliki tugas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Sesuai arahan dari Bapak Gubernur Ahmad Luthfi (Gubernur Jateng) bahwa antara kebijakan provinsi kabupaten/kota dan juga BPD itu satu tarikan nafas. Artinya seluruh programnya harus terus dikoordinasikan, sehingga Bank Jateng terbantu untuk lebih fokus di dalam menyalurkan kredit yang tentunya akan meningkatkan adanya pertumbuhan produk barang dan jasa yang akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi," kata Direktur Bank Jateng Bambang Widiatmoko, dalam program Metro Pagi Primetime Metro TV, Senin, 8 Juni 2026.

Langkah utama yang terus didorong adalah meningkatkan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Dengan digitalisasi sistem transaksi ini, seluruh penerimaan pajak dan pembelanjaan daerah diatur agar lebih efektif, sehingga mampu meningkatkan pendapatan asli daerah dan memberikan multiplier effect bagi sektor mitra kerja.

"Yang paling utama Bank Jateng terus mendorong untuk peningkatan ETPD. Dengan elektronifikasi transaksi ini semua penerimaan pajak dan pembelanjaan itu akan lebih efektif dan ini juga tentunya akan menambah pendapatan asli daerah sehingga dampak ini akan menjadi multiplier effect yang bagus baik buat pemerintah daerah maupun juga BPD sebagai bank mitra pemerintah daerah," kata Bambang.


(Gervin Nathaniel Purba)