Polisi Selidiki Ledakan Ruko di Pakuwon City Surabaya, Diduga akibat Kebocoran LPG

6 October 2026 14:57

Surabaya: Polisi masih menyelidiki penyebab ledakan yang terjadi di salah satu ruko kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, Jawa Timur. Ledakan tersebut menyebabkan lima orang mengalami luka bakar dan lebih dari 40 bangunan di sekitar lokasi mengalami kerusakan. 

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga ledakan berasal dari kebocoran gas LPG. Di dalam ruko ditemukan tiga tabung gas LPG yang diduga mengalami kebocoran.

“Diduga awal berasal dari elpiji yang bocor ya. Ada tiga tabung gas elpiji di situ. Diduga ada kebocoran di situ, kemudian gasnya berkumpul dan ketika ada pemantik ada ledakan,” ujar Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan dalam tayangan Headline News Metro TV, Selasa 6 Oktober 2026. 

Polisi masih mendalami dugaan tersebut untuk memastikan rangkaian kejadian hingga ledakan terjadi. Dampak ledakan cukup besar dan menyebabkan sejumlah bangunan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) mengalami kerusakan.

“Kita bisa lihat apa namanya? efeknya memang cukup besar ya, beberapa kaca di seputaran TKP juga mengalami kerusakan,” ujar Luthfie.

Lebih lanjut, Luthfie mengatakan seluruh korban telah dievakuasi dan mendapat penanganan medis di rumah sakit.

“Untuk korban sudah kita bawa ke rumah sakit, ada di rumah sakit Adi dan juga di dr. Soetomo. Mengalami luka bakar sedang dalam penanganan tim medis,” jelas Luthfie. 

Sementara itu, polisi melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab ledakan. Tim Inafis melakukan olah TKP setelah sebelumnya lokasi diperiksa oleh tim Jibom. Luthfie memastikan pemeriksaan awal tidak menemukan kandungan bahan peledak di lokasi kejadian.

“Kemudian untuk TKP sedang di olah TKP oleh Inafis tadi sebelumnya oleh Jibom dan dinyatakan memang tidak ada kandungan bahan-bahan yang berupa bahan peledak,” katanya.

Selain penanganan terhadap korban, petugas masih melakukan pendataan terhadap bangunan yang terdampak ledakan. Penyelidikan di lokasi juga terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti peristiwa tersebut.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X