Cuaca panas di Madinah menjadi tantangan bagi calon jemaah haji Indonesia terutama yang berlanjut usia. Para calon jemaah haji pun diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan atau memakai pelindung seperti payung saat berada di luar ruangan.
Suhu udara yang tinggi dan kondisi kering di Madinah membuat jemaah mudah mengalami dehidrasi, terlebih bagi lansia yang membutuhkan perhatian ekstra. Saat ini cuaca di Madinah mencapai suhu 36 derajat saat siang hingga sore.
Menyikapi hal tersebut, petugas
PPIH Arab Saudi memberikan pelayanan khusus mulai dari memayungi jemaah haji, memprioritaskan lansia saat proses kedatangan hingga menuju ke bus. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan jemaah agar tetap stabil dan tidak terpapar langsung terik matahari.
Jemaah mengaku merasa terbantu dan lebih nyaman dengan perhatian yang diberikan oleh para petugas.
“Bahwa pada siang hari ini kami melakukan perjalanan dari Yogyakarta dimulai jam 04.40 Waktu Indonesia Bagian Barat sampai di Madinah jam 10 lebih 41 menit dalam keadaan lancar dan alhamdulillah kami diterima oleh PPIH bandara juga dengan keadaan baik, lancar dan alhamdulillah.” kata Ketua Kloter YIA 05, Saeful Anwar, dikutip dari tayangan
Metro Pagi Primetime, Metro TV, Minggu, 3 Mei 2026.