Korban Gempa NTT Bertambah, Lebih dari 10 Orang Meninggal Dunia

15 August 2026 15:09

Kupang: Lebih dari 10 orang dilaporkan meninggal dunia akibat gempa bumi yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), berdasarkan data yang dihimpun dari  Posko Penanggulangan Darurat Bencana Gempa Flores, di Kantor BPBD NTT. Tim gabungan masih melakukan pencarian dan evakuasi terhadap warga yang terdampak. 

"Untuk saat ini data sementara yang dihimpun, korban jiwa sendiri sudah berada di atas 10 jiwa atau di atas 10 orang dilaporkan meninggal," ujar Jurnalis Ferdinandus Rabu dalam tayangan Breaking News Metro TV, Sabtu 15 Agustus 2026. 

BPBD NTT masih melakukan pendataan terhadap korban meninggal maupun warga yang mengalami luka-luka. Posko darurat juga menjadi pusat informasi untuk menyatukan data terkait dampak gempa dan penanganan pascabencana.

Gubernur NTT Melki Laka Lena bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, SAR, dan BMKG telah menggelar rapat koordinasi. Gubernur NTT bersama Kapolda dan Danrem juga bertolak ke Flores untuk memantau langsung kondisi wilayah terdampak.


Sementara itu, tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, BPBD, Tagana, dan unsur terkait masih melakukan pencarian serta evakuasi warga yang tertimbun material bangunan.

"Tim SAR gabungan baik itu TNI-Polri maupun dari tim BPBD juga dari tim Tagana masih terus melakukan pencarian juga melakukan evakuasi terhadap warga yang tertimbun material bangunan," kata Ferdinandus.

Gempa juga menyebabkan kerusakan pada ratusan bangunan. Fasilitas publik, rumah sakit, gedung pemerintahan, sekolah, hingga rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan.

Selain kerusakan bangunan, sejumlah ruas jalan dilaporkan longsor dan terputus. Gangguan juga terjadi pada jaringan telekomunikasi sehingga akses transportasi dan komunikasi masyarakat di sejumlah wilayah terdampak masih terkendala.

Pemerintah Provinsi NTT bersama tim gabungan terus melakukan penanganan dan pendataan untuk memastikan kondisi warga serta kebutuhan di wilayah terdampak.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X