19 June 2026 14:57
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan pemerintah belum dapat memastikan kapan harga BBM non-subsidi, termasuk Pertamax, akan mengalami penurunan.
Menurut Airlangga, meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran serta kembali terbukanya jalur pelayaran di Selat Hormuz tidak serta-merta membuat harga BBM langsung turun.
"Dengan kembali terbukanya Selat Hormuz kan kita baru lihat penyesuaian terhadap harga lagi. Ini kan tidak otomatis. Kita lihat juga implementasi daripada perjanjian perdamaian," kata Airlangga dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Jum'at 19 Juni 2026.
Ia menjelaskan pemerintah masih mencermati pelaksanaan kesepakatan perdamaian serta dampaknya terhadap pasokan dan distribusi minyak dunia. Selain itu, pemerintah juga menunggu kondisi distribusi energi global benar-benar kembali normal sebelum melakukan evaluasi harga BBM non-subsidi.
Saat ditanya mengenai kemungkinan penurunan harga Pertamax dalam waktu dekat, Airlangga menyebut pemerintah masih memantau perkembangan pasokan minyak di pasar global.
"Ya barangnya sampai di mana. Nanti kita lihat," ujarnya.
Baca Juga :