Super Flu Masuk Indonesia, Kemenkes: Ada 62 Kasus di 8 Provinsi

4 January 2026 15:01

Varian baru influenza A (H3N2) subclade K yang dikenal dengan nama Super Flu dilaporkan juga ditemukan di Indonesia. Kementerian Kesehatan RI menegaskan, Super Flu tidak menunjukkan tingkat keparahan yang lebih tinggi dibandingkan dengan clade maupun subclade influenza lainnya. 

Hingga akhir Desember 2025, tercatat ada 62 kasus Super Flu yang tersebar di delapan provinsi, dengan jumlah terbanyak ditemukan di Provinsi Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat. 

Juru Bicara Kemenkes RI, Widyawati menyatakan, mayoritas kasus Super Flu ditemukan pada kelompok usia anak dan perempuan. Data dari organisasi kesehatan dunia (WHO) dan data epidemiologi menyatakan influenza A (H3N2) subclade K tidak lebih parah dibandingkan denga clade maupun subclade lainnya. 
 

Baca juga: Kemenkes Catat 10 Kasus Super Flu di Jawa Barat, Ini Gejalanya


Gejala yang muncul umumnya mirip dengan penyakit flu musiman, seperti keluhan adanya demam, batuk, pilek, sakit kepala, dan nyeri di tenggorokan. 

“Imbauan yang dapat kami berikan adalah, pertama perkuat imunisasi tubuh dengan perilaku hidup bersih dan sehat, cuci tangan, istirahat cukup, dan makan bergizi. Kemudian lakukan vaksinasi influenza tahunan terutama pada kelompok rentan yaitu lansia, ibu hamil, dan komorbit.” kata Juru Bicara Kemenkes RI, Widyawati, dikutip dari tayangan Metro Pagi Primetime, Metro TV, Minggu, 4 Januari 2025. 

“Vaksin influenza tetap efektif untuk mencegah sakit berat, rawat inap dan kematian, tetap di rumah bila sakit, banyak istirahat, konsumsi obat antivirus untuk redakan gejala, terapkan etika batuk, dan gunakan masker.” tambahnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)