Pemkab Gunungkidul Salurkan Hewan Kurban hingga Wilayah Terluar

28 May 2026 15:07

Gunungkidul: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyalurkan puluhan hewan kurban ke wilayah terluar dan perbatasan pada momentum Iduladha 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di daerah minim kurban tetap mendapatkan distribusi hewan kurban secara merata.

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, memulai rangkaian kegiatan Iduladha dengan mengikuti salat Iduladha di Alun-alun Wonosari. Setelah itu, Endah bersama jajaran Forkopimda meninjau langsung proses penyembelihan hewan kurban di sejumlah lokasi.

Salah satu titik yang dikunjungi berada di Kelurahan Pengkol, Kapanewon Nglipar. Di lokasi tersebut, Bupati Endah menyerahkan satu ekor sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto, dengan bobot mencapai 1,08 ton yang dibeli dari peternak lokal Gunungkidul.

Tak hanya itu, Pemkab Gunungkidul juga menyerahkan sapi bantuan Gubernur DIY di Masjid Besar Mujahidin Kapanewon Semanu. Pemantauan dilakukan untuk memastikan proses penyembelihan berjalan sesuai syariat dan standar kesehatan hewan.

Sebanyak 60 titik penyembelihan di Gunungkidul turut dipantau oleh dokter hewan dari Dinas Pertanian dan Peternakan yang bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Penyembelihan ini didampingi langsung oleh Fakultas Kedokteran Hewan dari Universitas Gadjah Mada (UGM),” kata Endah dalam tayangan Metro Pagi Primetime Metro TV, Kamis 28 Mei 2026. 


Sehari sebelum Iduladha, Pemkab Gunungkidul juga telah menyalurkan tujuh ekor sapi dan 44 ekor kambing kepada lebih dari 40 kelompok masyarakat dan takmir masjid di wilayah terluar.

Menurut Endah, distribusi hewan kurban difokuskan ke kawasan padat penduduk yang jumlah hewan kurbannya masih minim.

“Pemerintah daerah sama dengan presiden dan gubernur juga melakukan hal yang sama menyalurkan hewan ternak di lokasi-lokasi terluar, terdalam, di perbatasan-perbatasan yang kami lihat melalui bagian Kesra sekiranya warga masyarakat yang padat penduduknya tetapi yang berkurban itu tidak banyak. Nah titik lokusnya kami kirimkan ke wilayah itu. Termasuk Baznas juga melalui zakat dari kita semua dan juga dari pihak-pihak Jakarta atau Baznas RI juga memberikan kurban berupa kambing yang insyaallah hari ini ada tambahan lagi dan karena proposal yang masuk banyak maka kami minta kebijaksanaan Ketua Baznas untuk memberikan keadilan yang merata,” ujarnya.

Sebagai salah satu sentra peternakan terbesar di DIY, Gunungkidul diketahui memasok sekitar 4.700 ekor hewan kurban setiap tahun ke berbagai daerah. Pemerintah daerah berharap peningkatan populasi ternak dan pengawasan kesehatan hewan dapat mendongkrak kesejahteraan peternak lokal.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)