Benteng Vredeburg. (kebudayaan.jogjakota.go.id)
Ini Wisata Dekat Stasiun Tugu Yogyakarta yang Ramah Pejalan Kaki
Silvana Febiari • 28 May 2026 13:07
Yogyakarta: Yogyakarta selalu memiliki cara untuk memikat wisatawan lewat perpaduan budaya, sejarah, dan suasana kota yang hangat dalam satu kawasan yang saling berdekatan. Dari jantung kota di Jalan Malioboro hingga kemegahan Keraton Yogyakarta, setiap sudutnya menawarkan pengalaman wisata yang mudah dijangkau, bahkan hanya dengan berjalan kaki.
Melansir laman dodolan.jogjakota.go.id, sejumlah destinasi ikonik di sekitar Stasiun Tugu Yogyakarta berada di lokasi yang strategis dan saling berdekatan sehingga mudah dijangkau. Pengunjung tidak perlu menyewa kendaraan mahal untuk menikmati wisata di Kota Yogyakarta.
Jalan Malioboro (The Heart of Jogja)
Jalan Malioboro, dikenal sebagai “jantung” Kota Jogja. Kini, kawasan pedestrian Malioboro sudah lebih luas dan nyaman untuk berjalan kaki.Di sini, pengunjung bisa bersantai di bangku taman, berburu oleh-oleh batik, hingga menikmati alunan musik angklung dari para seniman jalanan. Lokasinya sangat dekat, tepat di depan Stasiun Tugu pintu timur.
.jpg)
Papan Jalan Malioboro Yogyakarta. Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim
Benteng Vredeburg
Bangunan berwarna putih ini menjadi saksi sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Di dalamnya terdapat museum diorama modern, kafe bernuansa kolonial, serta berbagai spot foto dengan arsitektur lawas khas Jogja.
Kompleks Bangunan di dalam Benteng Vredeburg. (kebudayaan.jogjakota.go.id)
Pasar Beringharjo
Tak jauh dari sana, wisatawan bisa mengunjungi Pasar Beringharjo yang berada di sisi Jalan Malioboro. Pasar ini menjadi surga belanja sekaligus kuliner murah, mulai dari batik dengan harga grosir hingga jajanan khas seperti sate kere dan pecel pincuk yang banyak dijual di area depan pasar.
Pasar Beringharjo. (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)
Keraton Yogyakarta (The Palace)
Keraton Yogyakarta dapat ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 10–15 menit dari Titik Nol Kilometer atau menggunakan becak. Keraton ini bukan hanya tempat tinggal Sultan, tetapi juga pusat kebudayaan Jawa. Pengunjung juga bisa menyaksikan pertunjukan seni seperti gamelan atau tari yang digelar rutin pada pagi hari.
Pagelaran Keraton Yogyakarta. (Dokumentasi/ Wikipedia)
Taman Sari Water Castle
Tidak jauh dari Keraton, terdapat Taman Sari Water Castle yang berjarak sekitar 1 kilometer. Bekas taman pemandian keluarga kerajaan ini memiliki arsitektur unik perpaduan Jawa dan Portugis. Beberapa spot ikonik di sini antara lain kolam air biru Umbul Pasiraman serta Masjid Bawah Tanah Sumur Gumuling yang sering menjadi incaran foto wisatawan.Tugu Pal Putih (Tugu Jogja)
Tugu Pal Putih berada di sisi timur Stasiun Tugu. Landmark ikonik ini paling menarik dikunjungi pada malam hari saat cahaya lampu membuat suasananya terasa syahdu. Area sekitarnya juga menjadi tempat favorit anak muda untuk nongkrong dan berfoto.Alun-Alun Kidul (Alkid)
Alun-Alun Kidul terletak di selatan Keraton. Tempat ini terkenal dengan suasana meriah di malam hari, mulai dari tradisi “masangin” yaitu berjalan melewati dua pohon beringin dengan mata tertutup, hingga wahana mobil gowes berlampu warna-warni yang menjadi favorit pengunjung.
Alun-Alun Kidul. (Dokumentasi/ Wikipedia)