Ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara antusias mengikuti Training ESQ (Emotional Spiritual Quotient) yang digelar pada Sabtu, 28 Februari, di Jakarta. Pelatihan ini menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan emosional dan spiritual dalam mengembangkan karakter individu yang lebih utuh.
Sebanyak 500 peserta mengikuti training yang terbagi dalam metode tatap muka dan daring, berlangsung selama dua hari. Materi pertama yang disajikan berjudul Why We Need ESQ, bertujuan untuk memperkenalkan konsep dasar tentang pentingnya keseimbangan dalam kehidupan.
Salah satu konsep fundamental yang diajarkan adalah Grand Why, yaitu pengabdian kepada Tuhan yang tidak hanya mengejar keuntungan materi, tetapi juga nilai-nilai sosial yang berbasis spiritualitas. Pelatihan ESQ ini juga ditujukan bagi calon jemaah haji, dengan tujuan memberikan pemahaman lebih dalam tentang makna di balik setiap ritual
ibadah haji.
“Training ESQ ini setelah kita sadar bahwa kecerdasan intelektual itu hanya berperan 10-20 persen saja dalam kehidupan, sisanya adalah kecerdasan lain yaitu kecerdasan emosional dan spiritual,” kata Founder ESQ Corp, Ary Ginanjar Agustian, dikutip dari tayangan
Metro Pagi Primetime, Metro TV, Selasa, 3 Maret 2026.
Training ini terbuka untuk umum dari berbagai latar belakang agama. Dengan keseimbangan antara IQ, EQ, dan SQ, diharapkan dapat terbentuk individu yang lebih seimbang, tetap memiliki nurani, dan
empati terhadap sesama.
“Selama ini kita hanya melihat bahwa orang-orang otaknya sangat bagus, logikanya bagus, tapi ketika tidak punya hati nurani dan tidak punya rasa empati maka dia menjadi makhluk yang tidak sesuai, yang bisa hidup dengan baik,” ucapnya.