Jelang Iduladha, Stok Hewan Kurban di Jakarta Mulai Menipis

8 May 2026 20:45

Antusiasme masyarakat muslim di Jakarta untuk mencari hewan kurban mulai menunjukkan peningkatan yang signifikan Menjelang Hari Raya Iduladha yang jatuh pada 27 Mei 2026,

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah lapak penjualan hewan kurban mulai dipadati pembeli. Bahkan stok yang tersedia dilaporkan telah terjual lebih dari separuhnya.

Di salah satu lapak kurban yang berlokasi di kawasan Jakarta Selatan, misalnya. Tercatat lebih dari 50 persen stok hewan kurban sudah laku dipesan. Tren serupa juga terlihat di area Srengseng, Jakarta Barat, di mana puluhan ekor sapi dari berbagai ras dan ukuran telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan para pekurban (sohibul kurban).

Furqon, salah seorang pemilik lapak di kawasan Ulujami, Swadarma Raya, Jakarta Selatan, mengungkapkan bahwa dari total 90 ekor sapi yang ia sediakan, saat ini hanya tersisa sekitar 30 ekor.

"Alhamdulillah, sapi yang ada di lapak kami ini jumlahnya 90, kemudian yang sudah laku ataupun yang terjual itu sudah mencapai 50 ekor, jadi sisanya tinggal 30 ekor," ujar Furqon saat diwawancarai tim Metro TV dalam tayangan Metro Siang, Jum'at 8 Mei 2026. 

Sapi-sapi yang ditawarkan di lapak ini didatangkan langsung dari Kabupaten Bima dan Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB). Berbagai macam ras tersedia, mulai dari sapi ras Bali, sapi PO (Peranakan Ongole), hasil kawin silang antara PO dan Bali, hingga ras Simmental.

Mengenai harga, Furqon menjelaskan bahwa tarif yang dipatok sangat bergantung pada bobot dan kualitas fisik hewan. Untuk paket ekonomis, harga dimulai dari Rp12 juta, sementara untuk sapi dengan kualitas premium harganya mencapai Rp27 juta hingga Rp30 juta.



"Sapi yang mahal itu pastinya yang bobotnya lebih besar, posturnya tinggi dan panjang, serta bentuk otot dan dagingnya padat," jelasnya.

Di tengah kekhawatiran masyarakat akan kesehatan hewan, Furqon memastikan bahwa seluruh sapi di lapaknya memiliki sertifikat kesehatan yang resmi. Sebelum dibawa ke Jakarta, hewan-hewan tersebut telah melewati serangkaian prosedur medis untuk memastikan kelayakannya.

"Semua sapi sudah divaksin PMK (Penyakit Mulut dan Kuku), diberikan obat cacing, antibiotik, serta vitamin. Jadi semuanya dipastikan sehat untuk berkurban nanti," tegas Furqon.

Meskipun harga diperkirakan akan tetap stabil hingga mendekati hari H, para pedagang mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pemesanan lebih awal. Hal ini dilakukan guna menghindari habisnya stok hewan kurban, terutama bagi warga di wilayah Jabodetabek yang menginginkan ras atau bobot tertentu.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)