Jenazah 2 WNA Korban Erupsi Dukono Ditemukan, SAR Tutup Operasi Pencarian

11 May 2026 14:31

Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua jenazah warga negara Singapura yang hilang akibat erupsi gunung api Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara. Evakuasi dua jenazah dari atas puncak Dukono ke Posko Utama Desa Mamuya dilakukan di tengah hujan deras.

"Pelaksanaan evakuasi terhadap dua yang diduga jenazah dari WNA telah ditemukan, dan tadi sudah dievakuasi langsung menuju ke rumah sakit untuk dilakukan identifikasi oleh DVI. Ditemukannya pada pukul 13.00. Dalam pelaksanaan evakuasi namun demikian, dengan medan yang sulit dan cuaca yang sangat luar biasa, hujan sampai badai ya. Jadi dalam rangka evakuasi penurunan ke posko mengalami keterlambatan." kata Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, dikutip dari tayangan Metro Pagi Primetime, Metro TV, Senin 11 Mei 2026.

Visual yang diambil oleh tim SAR gabungan ini memperlihatkan upaya petugas melakukan penggalian material vulkanik Gunung Dukono yang menutupi jenazah korban di atas puncak.
 

Baca juga: Singapura Apresiasi Indonesia atas Penemuan Dua Jenazah Korban Erupsi Gunung Dukono


Jenazah erupsi Gunung Dukono asal Singapura bernama Heng Wen Chiang Timothy dan Syah Hin Mukhres bin Abdullah Hamid ditemukan petugas dalam kondisi tidak utuh. Lokasi penemuan dua jenazah WNA ini tidak jauh dari lokasi awal ditemukannya satu jasad WNI pada Sabtu petang kemarin. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Tobelo, Halmahera Utara, untuk dilakukan proses identifikasi oleh tim DVI Polda Maluku Utara.

Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Iwan Ramdani, kedua korban ditemukan pada pukul 13.00 waktu Indonesia Timur. Setelah ditemukannya jenazah dua WNA dan satu WNI ini, pihak Basarnas akan menutup operasi pencarian dan evakuasi.

Sementara itu, Polres Halmahera Utara memeriksa enam pemandu wisata yang membawa rombongan wisatawan asing dan lokal saat terjadinya erupsi Gunung Dukono. Polisi memeriksa enam pemandu wisata, terdiri dari penanggung jawab wisata open trip Anak Esa berinisial SE, dan seorang pemandu wisata, serta empat porter yang biasa beroperasi di Gunung Dukono.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)